Tersebutlah Nyai Maesaroh, seorang perempuan
yang disinyalir sebagai paranormal terkenal dari ujung timur sampai ujung
kulon. Konon katanya, Nyai Maesaroh ini
memiliki ajian yang sangat ampuh, karenanya banyak orang yang datang sekedar
ingin meminta wejangan-wejangannya. Ajian itu tak lain adalah batu mustika
berwarna hitam. Menurut cerita-cerita yang beredar, batu itu memiliki tuah yang
sangat ampuh, misalnya untuk sarana pelet, membuat lawan jenis tergila-gila dan
menjadi gila beneran. Batu itu diyakini memiliki aura daya pemikat lawan jenis
hingga siapa saja yang terkena tuahnya mesti terkintil-kintil.
Adalah Ucup, pemuda yang memang agak pendiam,
selalu menyembunyikan perasaannya, juga cintanya yang ditolak mentah-mentah
gadis pujaannya, maka ketika mendengar tuah batu Nyai Maesaroh, ia pun sowan ke
rumahnya.
“Ada keperluan apa kamu kemari, cah bagus?”
tanya Nyai Maesaroh
“Aku kemari mau melet seseorang Nyai, Aku
sudah terlalu sakit hati nembak seratus kali ditolak seratus sepuluh kali, gak
masuk akal jadinya nyesek kan, sakitnya tuh di sini Nyai” Jawab Ucup seraya
tangannya di tempelkan ke dadanya yang cukup bidang itu.
“Nah, saya mendengar kabar kalau nyai ini
memiliki batu yang ampuh, apa bener Nyai?” lanjut ucup, mimik mukanya tampak
berharap
“Iya betul sekali, batu ini mau aku jual
seharga satu juta, kalau kau mau ambillah!” ujar Nyai Maesaroh
“Benarkah Nyai, ya sudah kalau begitu saya
beli!”
Seketika itu, tanpa tawar menawar lagi
transaksi pun jadi. Kemudian sepeninggalnya Ucup, Nyai Maesaroh segera
memanggil Farid yang sejak tadi nyimak di kamar.
“Rid, sini dah!” Teriak nabil, Farid pun
keluar dengan mimik muka yang sumringah, terlebih melihat duit sejuta dalam
genggaman Nyai Maesaroh.
“Gimana, Nyai?” tanya Farid
“Besok kamu bikin batu lagi yah, tapi yang
lebih bagus dari yang tadi terus nanti kamu sama si Asep sebarin cerita kalau
batu ini memiliki tuah untuk pelarisan, atau apa kek, pokoknya yang top
ceritanya kan kamu sama Asep jago bikin cerita!” seloroh Nyai Maesaroh, Farid
pun manggut-manggut.
Keesokan harinya, orang-orang digemparkan
cerita batu mustika Nyai Maesaroh yang katanya bisa mendatangkan uang ratusan
juta. Maka berbondong-bndonglah orang untuk membelinya. Cerita selanjutnya
begitu terus hingga pada suatu ketika orang-orang merasa tertipu dan akhirnya
mengadakan demo besar-besaran sampai mengusir Nyai Maesaroh dan
pengikut-pengikutnya.
Di demo dan diusir sedemikain rupa, Nyai
Maesaroh itu kalang kabut lalu melarikan diri ke Jakarta. Nah, di Jakarta,
mereka bingung mau ngapain. Akhirnya berbekal kemampuan yang dimiliki akhrnya
mereka mendirikan tenda di pinggir jalan dan menekuni profesinya, yaitu menjadi
tukang batu!
*******
Cerita di
atas hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan tempat, nama dan juga cerita
adalah hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan
hihihi
ReplyDelete