SUDRUN KOPLAK



Biasanya yang paling disukai anak-anak sekolah yaitu waktu mendekati jam pulang. Pelajaran belum selesai kadang anak-anak sudah bersiap-siap, tak tekecuali Sudrun. Melihat gelagat murid-murid begitu, para guru kemudian bermusyawarah dan menghasilkan sebuah metode  cemerlang, yakni tanya jawab seperti jaman dahulu, yang bisa menjawab dengan cepat maka dia pulang paling duluan. Metode ini pun kemudian diterapkan pertama kali di kelas Sudrun. Kebetulan Bu Ngatmi, guru sejarah yang mendapat giliran mengajar jam terakhir dan mau tidak mau Bu Ngatmi harus melaksanakan metode tersebut.

Di Kelas Sudrun, mendektai jam pulang, anak-anak mulai gelisah. Ada yang memasukkan bukunya, ada yang sebentar-sebentar melihat jam dan Sudrun sendiri terlihat asyik ngobrol sama teman sebangkunya. Bu Ngatmi hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan anak-anak didiknya. Ia pun membatin, “Metode ini sepertinya sangat tepat, sekarang saatnya beraksi!” 

“Perhatian! Ibu mau ngomong sesuatu sama kalian, beberapa waktu yang lalu telah disepakati kalau sebelum pulang kalian harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dari guru. Siapa yang bisa menjawab pertama kali maka diperbolehkan pulang! Keputusan ini sudah disepakati kepala sekolah maka  mulai sekarang Ibu akan melaksanakan metode tersebut! Siapa diantara kalian yang bisa menjawab pertanyaan ibu maka kalian boleh pulang!” Kata Bu Ngatmi dan anak-anak terlihat cemas mendengarnya, kecuali Sudrun anteng-anteng saja.

Ketika Bu Ngatmi tengah membuka buku untuk mengajukan petanyaan, tiba-tiba sepatu melayang tepat mengenai jidatnya. Plakkkk … Bu Ngatmi pun sangat kaget dan marah besar.

“Kurang ajaaaaaar … siapa yang lempar sepatu?” bentak Bu Ngatmi dengan mata memerah. Anak-anak sangat ketakutan. Suasana pun langsung hening dan dalam pada itu tiba-tiba Sudrun berdiri.

“Saya, Bu, nah ibu kan tadi sudah nanya dan sudah bisa saya jawab berarti saya boleh pulang dong, Bu?” kata Sudrun polos.

“Sudruuuuuuuuuuuuuuuuun!!!!”




Comments