MARYAM O JAWA

sebab kehidupan ekonomi yang begitu sulit
tumpukan utang bagai ular melilit
siti maryam merelakan diri mengadu nasib
sekalipun harus menelan pil pahit

dengan menatang mimpi pun janji janji
serta perasaan yang terkebiri
pergilah ia ke kota
menjadi pembantu rumah tangga pada mulanya
namun ditengah jalan ia harus melunasi pekerjaannya
sebab sang majikan telah merenggut mahkotanya
dengan ancaman penghilangan nyawa

dengan bekal malu ia akhirnya
kembali ke desa menemui suami dan anak-anaknya
namun apa daya ketika mereka tahu yang sebenarnya
maryam tak diterima sampai diusir sedemikian rupa

dalam pada itu nanar ia
hendak kemana?
sementara seorang pun tak ada yang percaya
bahwa ia telah diperkosa bukan sebab suka sama suka
lalu pada akhirnya ia kembali ke kota
karena bagaimanapun juga nasib sendiri ada ditangannya

ia menjual harta juga airmata
untuk kebutuhan perut yang merontaronta
tapi yang terjadi malah sebaliknya
ia bisa membeli apa saja yang dimauinya
ketika sudah berganti nama menjadi maryam o jawa


nah kalau kau ingin menemuinya
cari saja ia digerbong kereta
seratus ribu kau bisa menikmati tubuhnya

2015

Comments