BALADA YU KARSINEM

beberapa lakilaki menyebutnya warung pojok
tempat biasa mereka melepas penat
atau sekadar iseng membunuh kesepian dan hasrat

yakni karsinem
pemilik warung pojok di pertigaan itu
namanya jadi buah bibir
para lelaki
yang masih sendiri maupun beristri

janda anak tiga itu sungguh menggoda
sintal tubuhnya
naik menonjol dadanya
seperti perawan saja
sebuah katakata
yang sering keluar dari mulut penuh dosa

tiap malam istriistri resah
ketika suamisuaminya gelisah
tak menghampiri senyuman karsinem yang penuh desah
dari bibirnya yang padat merekah

suatu ketika
malapetaka tiba
tengah malam beberapa lakilaki menyambangi warungnya
dan menjelma jadi binatangbinatang pemangsa

karsinem yang tertidur pulas
dilucuti bajunya
ditindih sedemikian rupa
tangis histeris memecah malam gulita
menyebabkan warga terjaga
kemudian mendatanginya
tapi tak dinyana
bukannya iba
sumpah serapah sahut menyahut
menuding karsinem si biang keladinya

kemudian
jalanan berubah menjadi suatu pawai
arakarakan mengiringi karsinem
yang telanjang dada telanjang paha
dibuang dari desa

keesokan hari
ramairamai warga mendatangi pinggir kali
menyaksikan tubuh kaku tergantung di pohon mahoni
dengan lidah terjulur dan mata terbelalak
seakan hendak berontak

adalah karsinem
yang semalam disetubuhi
disumpahserapahi
diarak di jalanan

dan tahukah kau salah satu pemerkosa itu?
dialah seorang kepala desa
yang ditolak cintanya

13/06/15

Comments